Details

P2B UIN Saizu Perkuat Sinergi Unit Bisnis, Siapkan Strategi Tingkatkan Pendapatan BLU

BATURRADEN, UINSAIZU.AC.ID- Pusat Pengembangan Bisnis (P2B) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama seluruh unit bisnis di Pringsewu Restoran Lokawisata Baturraden, pada Selasa (14/7/2026).

Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi, mengevaluasi tata kelola, serta menyusun strategi pengembangan unit bisnis sebagai salah satu penopang pendapatan Badan Layanan Umum (BLU) UIN Saizu. Rakor dihadiri Wakil Rektor II UIN Saizu Purwokerto, Prof. Sulkhan Chakim.

Hadir pula, Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) Nugraha Stiawan, Kepala P2B Dr. Rahmini Hadi, Kepala SPI Prof. Rohmad, Kabag Umum dan Akademik Nurkhikmah, para kepala UPT, ketua tim kerja, pengelola unit bisnis, serta Tim P2B UIN Saizu Purwokerto.

Sebagai bagian dari penguatan kapasitas pengelolaan bisnis kampus, P2B menghadirkan dua narasumber, yakni Dr. Aulia Faqih Rifa'i, Kepala P2B UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dan Dr. Munir Isadi, Kepala P2B UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember.

Saat ini, P2B UIN Saizu membina berbagai unit bisnis, di antaranya Asrama Mahasiswa, Klinik Isyfina Medika, budidaya stevia dan balsa, Lembaga Pemeriksa Halal (LPH), Saizu Mart, serta sejumlah unit usaha lainnya yang dikembangkan untuk mendukung kemandirian universitas.

Kepala P2B UIN Saizu Purwokerto, Dr. Rahmini Hadi mengatakan rapat koordinasi ini diharapkan tidak hanya menjadi forum penyampaian laporan, tetapi juga menghasilkan langkah nyata dalam pengembangan unit bisnis.

"Saya berharap setiap unit tidak hanya menyampaikan kendala yang dihadapi, tetapi juga target pendapatan serta konsep pengembangannya agar dapat segera ditindaklanjuti," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor II UIN Saizu Purwokerto, Prof. Sulkhan Chakim menegaskan bahwa penguatan unit bisnis menjadi salah satu kebutuhan penting bagi perguruan tinggi berstatus BLU.

Menurutnya, dinamika pendapatan dari sektor akademik menuntut universitas untuk mengembangkan sumber-sumber pendapatan nonakademik melalui tata kelola bisnis yang semakin baik.

"Rakor ini penting sebagai ruang evaluasi sekaligus menyamakan persepsi dalam memperkuat tata kelola unit bisnis. Kita perlu membangun sinergi agar unit bisnis mampu menjadi penyeimbang bagi institusi," katanya.

Prof. Sulkhan juga menyoroti sejumlah unit usaha yang masih memerlukan penguatan, termasuk pengembangan budidaya stevia. Ia berharap berbagai tantangan yang dihadapi dapat menjadi motivasi untuk terus memperbaiki tata kelola sehingga unit bisnis mampu berkembang secara berkelanjutan.

"Semoga apa yang kita bangun hari ini menjadi landasan yang kuat agar unit-unit bisnis UIN Saizu terus berkembang dan memberikan manfaat bagi universitas," tambahnya.

Dalam sesi pemaparan, Dr. Aulia Faqih Rifa'i menyampaikan materi bertajuk Transformasi Tata Kelola Unit Bisnis Perguruan Tinggi yang Profesional, Akuntabel, dan Berorientasi Kinerja.

Dia menjelaskan bahwa pengelolaan unit bisnis perguruan tinggi menghadapi berbagai tantangan, mulai dari regulasi, tata kelola keuangan, penguatan sumber daya manusia, hingga peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Dr. Munir Isadi membagikan pengalaman UIN KHAS Jember dalam mengembangkan unit bisnis berbasis BLU, termasuk strategi menghadapi berbagai tantangan sekaligus membangun usaha yang berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi.

Kegiatan ditutup dengan diskusi interaktif yang berlangsung dinamis. Para peserta aktif menyampaikan berbagai persoalan, mulai dari tata kelola, pengembangan usaha, hingga strategi meningkatkan kinerja unit bisnis.

Melalui forum ini, P2B UIN Saizu berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antarseluruh unit bisnis sehingga mampu mendukung penguatan BLU sekaligus meningkatkan kualitas layanan dan pengembangan institusi secara berkelanjutan. (AL/AR)

Kampus Desa Mendunia!

#UINSaizu #P2BUINSaizu #BLUUINSaizu #UnitBisnis #KampusDesaMendunia

  •  

Post Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *