Mahasiswa Ilmu Lingkungan UIN Saizu Raih Bronze Medal di Idea Festival 5 IPB, Usung Inovasi Tong Sampah Pintar Bertenaga Surya

UINSAIZU.AC.ID- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Program Studi Ilmu Lingkungan, Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto. Tim Mahasiswa Prodi Ilmu Lingkungan berhasil meraih Bronze Medal dalam ajang nasional Idea Festival 5 (IDF 5) 2026.
Kegiatan tersebut diselenggarakan Institut Pertanian Bogor (IPB) bekerja sama dengan Sentosa Foundation pada 6–7 Juni 2026. Mahasiswa yang mengharumkan nama Kampus UIN Saizu tersebut adalah Handaka Laila Yekti dan Shofia Hafshah Nisa Arrohmah.
Keduanya sukses mempresentasikan karya inovatif bertajuk “SOLTRASH: Tong Sampah Pintar Bertenaga Surya sebagai Inovasi Pengolahan Sampah Berbasis Teknologi Hijau” dan berhasil menyabet medali perunggu di kompetisi yang diikuti peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa UIN Saizu mampu bersaing di tingkat nasional, melalui gagasan inovatif yang berfokus pada penyelesaian masalah lingkungan dengan pendekatan teknologi berkelanjutan.
Dalam karya yang dipresentasikan, Handaka dan Shofia menawarkan konsep SOLTRASH, yakni tong sampah pintar yang memanfaatkan energi surya sebagai sumber daya utama. Inovasi ini dirancang untuk mendukung sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif, modern, dan ramah lingkungan.
Melalui pemanfaatan teknologi hijau, SOLTRASH diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam mengatasi persoalan sampah yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah. Selain mengandalkan energi terbarukan, konsep ini juga mendorong terciptanya sistem pengelolaan sampah yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Prestasi tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa Prodi Ilmu Lingkungan tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang kuat, tetapi juga mampu menghasilkan ide kreatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan teknologi masa kini.
Dekan Fakultas Saintek UIN Saizu Purwokerto, Prof. Kholid Mawardi, menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih kedua mahasiswa tersebut. Menurutnya, keberhasilan meraih Bronze Medal dalam ajang nasional menjadi bukti kualitas mahasiswa Fakultas Saintek UIN Saizu yang mampu berkompetisi dan menunjukkan kapasitas intelektualnya di tingkat nasional.
Dia menegaskan bahwa fakultas akan terus mendukung pengembangan kreativitas, inovasi, serta budaya riset mahasiswa agar semakin banyak prestasi yang lahir dari lingkungan akademik UIN Saizu yang saat ini berada di Kampus 2, wilayah Kabupaten Purbalingga.
“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Fakultas Saintek sekaligus UIN Saizu. Kami berharap pencapaian ini dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat melalui ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujarnya.
Capaian Handaka Laila Yekti dan Shofia Hafshah Nisa Arrohmah menambah daftar prestasi mahasiswa UIN Saizu di tingkat nasional. Keberhasilan tersebut sekaligus memperkuat komitmen kampus dalam mencetak lulusan yang unggul, inovatif, dan berdaya saing.
Melalui inovasi SOLTRASH, kedua mahasiswa menunjukkan bahwa isu lingkungan dapat dijawab dengan solusi kreatif yang memadukan teknologi modern dan prinsip keberlanjutan. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan ide-ide inovatif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan. (AR)
Kampus Desa Mendunia!
#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia