Details

Mahasiswa IAT UIN Saizu Sukses Digitalisasi Al-Qur’an, 21 Aplikasi Tematik Rampung dalam Sepekan

UINSAIZU.AC.ID- Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora (FUAH) Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto berhasil menorehkan capaian inovatif dalam kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Tahun 2026.

Salah satu mahasiswa Prodi IAT, Sofa Isnaeni Maolidah menyebutkan, dalam waktu tujuh hari, sebanyak 21 aplikasi kajian Al-Qur’an tematik berhasil dikembangkan sebagai hasil dari program digitalisasi Al-Qur’an dan Hadis. Kegiatan PPL tersebut berlangsung di Yayasan Metode Yassir Indonesia pada 19–25 Januari 2026.

Fokus utama kegiatan mengolah kajian keislaman ke dalam format digital yang lebih praktis dan mudah diakses masyarakat. Selama pelaksanaan PPL, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pembekalan teori, tetapi juga terlibat langsung dalam proses teknis digitalisasi materi Al-Qur’an dan Hadis.

Kajian yang sebelumnya bersifat akademik dan tekstual diarahkan agar dapat disajikan dalam bentuk aplikasi tematik yang aplikatif. Setiap mahasiswa menyusun satu aplikasi kajian Al-Qur’an tematik sebagai luaran utama kegiatan. Tema yang diangkat beragam dan relevan dengan persoalan kehidupan masyarakat masa kini.

Program ini dirancang sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap rujukan keagamaan berbasis digital. Dengan pendampingan langsung dari Tim Yayasan Metode Yassir Indonesia, mahasiswa dibekali keterampilan teknis pengembangan aplikasi sekaligus tetap menjaga ketepatan metodologi penafsiran ayat.

Pendekatan ini menegaskan pentingnya keseimbangan antara penguasaan teknologi dan integritas keilmuan dalam menghadirkan konten keislaman di ruang digital.

Sementara itu, Pimpinan Yayasan Metode Yassir Indonesia, Ustadz Irvan Widodo, menegaskan bahwa program ini bertujuan menghadirkan kajian Al-Qur’an yang kredibel di tengah maraknya konten keislaman digital tanpa dasar keilmuan yang memadai.

“Program ini saya gagas sebagai respons atas maraknya aplikasi dan situs yang membahas bahkan menafsirkan Al-Qur’an tanpa latar belakang keilmuan yang memadai. Melalui kegiatan ini, saya berharap mahasiswa yang mendalami Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dapat hadir di ruang publik digital dan berkontribusi sesuai dengan kapasitas keilmuannya,” ujarnya.

Dalam waktu yang relatif singkat, sebanyak 21 aplikasi kajian tematik berhasil diproduksi dengan mengangkat isu-isu aktual yang dekat dengan kebutuhan umat. Capaian ini menunjukkan bahwa mahasiswa studi keislaman UIN SAIZU Purwokerto tidak hanya bergerak di ranah teoritis, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.

Inisiatif ini diharapkan menjadi langkah awal dalam pengembangan sumber kajian Islam digital yang lebih akurat, kredibel, dan ramah generasi muda. Ke depan, model PPL berbasis digitalisasi ini diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari kontribusi perguruan tinggi Islam dalam menghadirkan literasi keagamaan yang berkualitas di era digital. (AR)

Kampus Desa Mendunia!

#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia

  •  

Post Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *