Details

Dosen UIN Saizu Lakukan Pengabdian Internasional di Australia, Perkuat Literasi Ekonomi dan Keuangan Islam

PURWOKERTO, UINSAIZU.AC.ID – Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Prof. Ahmad Dahlan, melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat di Australia. Kegiatan tersebut menyasar komunitas diaspora Indonesia sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kiprah UIN Saizu dalam pengembangan ilmu ekonomi dan keuangan Islam di tingkat internasional.

Pengabdian dilaksanakan pada Minggu (23/8/2026) di Masjid Baitul Makmur, 26 Maher Rd, Laverton, Victoria 3028, Australia. Masjid tersebut berada sekitar 20 kilometer di sebelah barat pusat Kota Melbourne dan menjadi salah satu tempat berkumpulnya komunitas Muslim, termasuk diaspora Indonesia.

Kegiatan ini dilakukan Prof. Ahmad Dahlan di sela rangkaian penelitian yang tengah dilaksanakan di Australia. Untuk menuju lokasi pengabdian, ia menggunakan moda transportasi kereta dari Flinders Street Station menuju Laverton dengan perjalanan sekitar satu jam.

Kehadiran tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk membagikan wawasan akademik kepada masyarakat Indonesia di luar negeri. Prof. Ahmad Dahlan memberikan pemahaman mengenai sistem ekonomi Islam dan keuangan Islam, sekaligus memperkenalkan UIN Saizu sebagai perguruan tinggi Islam yang terus mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Dalam pemaparannya, Prof. Ahmad Dahlan menjelaskan urgensi sistem ekonomi dan keuangan Islam di tengah perkembangan kapitalisme global. Menurutnya, ekonomi Islam tidak hanya berkembang di negara-negara mayoritas Muslim, tetapi juga mulai mendapat perhatian di sejumlah negara non-Muslim.

“Ekonomi Islam sekarang tidak hanya menjadi perhatian negara-negara Muslim. Di negara-negara non-Muslim, termasuk Australia, perkembangan ekonomi dan keuangan Islam juga mulai menunjukkan potensi yang besar,” ujar Prof. Ahmad Dahlan.

Ia mencontohkan perkembangan kajian ekonomi Islam di Australia yang turut didukung oleh sejumlah akademisi dan praktisi. Di antaranya Almir Colan, Direktur Australian Centre for Islamic Finance (AusCIF) sekaligus alumni La Trobe University Melbourne, Prof. Abdullah Saeed, serta Prof. Salim Farrar dari University of Sydney.

Selain berkembang melalui kajian akademik, ekosistem ekonomi Islam di Australia juga ditopang sejumlah lembaga dan organisasi yang bergerak dalam bidang keuangan syariah. Beberapa di antaranya Islamic Bank Australia (IBA), Muslim Community Cooperative Australia (MCCA), Ijarah Finance, dan Australian Centre for Islamic Finance (AusCIF).

Pengabdian tersebut semakin memperkuat rangkaian kerja sama internasional FEBI UIN Saizu. Sebelumnya, Prof. Ahmad Dahlan mewakili Dekan FEBI UIN Saizu menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) dengan Direktur Australian Centre for Islamic Finance (AusCIF), Almir Colan, di Melbourne pada Kamis (20/8/2026).

Kerja sama strategis tersebut menjadi langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi antara FEBI UIN Saizu dan AusCIF, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kapasitas sivitas akademika di sektor ekonomi dan keuangan syariah.

Melalui kegiatan pengabdian dan kerja sama internasional tersebut, UIN Saizu terus membuka ruang bagi dosen untuk berkontribusi di tingkat global. Selain memberikan manfaat langsung kepada masyarakat diaspora, kegiatan ini juga menjadi sarana memperluas jejaring akademik dan memperkenalkan UIN Saizu sebagai kampus Islam yang berkomitmen pada pengembangan ekonomi dan keuangan Islam secara progresif dan integratif. (AL)

 

Kampus Desa Mendunia !

 

#UINSaizu #EkonomiIslam #KeuanganSyariah #PengabdianInternasional #KampusDesaMendunia

  •  

Post Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *