Adiksi UIN Saizu dan Permadani UIN Suka Perkuat Peran Mahasiswa KIP Kuliah Lewat Studi Banding

PURWOKERTO, UINSAIZU.AC.ID-
Asosiasi Mahasiswa Bidikmisi dan KIP-Kuliah (Adiksi) Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto menerima kunjungan studi banding dari Permadani UIN Sunan Kalijaga (Suka) Yogyakarta di Hall Perpustakaan UIN Saizu Purwokerto, Sabtu (29/8/2026).
Kegiatan mengusung tema “Penguatan Peran Organisasi Mahasiswa Penerima Beasiswa dalam Pengembangan Potensi, Kepemimpinan, dan Pengabdian Masyarakat.” Kegiatan ini menjadi ruang bagi kedua organisasi mahasiswa penerima KIP Kuliah untuk bertukar pengalaman, memperkuat karakter kepemimpinan, mengevaluasi program kerja, sekaligus memperluas jejaring antarmahasiswa.
Melalui kegiatan tersebut, Adiksi UIN Saizu Purwokerto dan Permadani UIN Suka Yogyakarta mendorong mahasiswa penerima KIP Kuliah, agar tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga aktif mengembangkan potensi, kemampuan kepemimpinan, serta kepedulian sosial.
Pembina Adiksi UIN Saizu Purwokerto, Dr. Chafid Diyanto menekankan pentingnya kemampuan mahasiswa untuk memimpin dirinya sendiri secara bijaksana. “Mahasiswa Adiksi harus bisa memimpin dengan bijaksana terhadap dirinya sendiri, memberi kebermanfaatan untuk orang-orang di sekitar dan pastinya memberikan dampak yang positif,” ujarnya.
Menurut Dr. Chafid, kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan posisi atau jabatan di dalam organisasi. Kepemimpinan juga tercermin melalui sikap, tanggung jawab, serta kemampuan mahasiswa dalam mengambil keputusan dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Karena itu, pengalaman berorganisasi diharapkan menjadi proses pembentukan karakter bagi mahasiswa penerima KIP Kuliah. Melalui organisasi, mahasiswa dapat belajar bekerja sama, menyelesaikan persoalan, mengelola program, sekaligus mengembangkan kemampuan kepemimpinan.

Majelis Penasehat Organisasi UIN Suka Yogyakarta, Salman Alfauzi Asngari, menyambut baik pertemuan tersebut. Ia berharap studi banding dapat menjadi ruang bagi kedua organisasi untuk saling bertukar pengalaman dan melengkapi pengetahuan dalam mengelola organisasi.
“Harapannya kita bertemu pada hari ini dapat bertukar, melengkapi dan saling berbagi ilmu untuk bisa memimpin perbaikan organisasi menjadi lebih baik dan positif dan mempunyai tabungan untuk mengabdikan diri dan berkontribusi untuk masyarakat nantinya,” tutur Salman.
Sementara itu, Ketua Umum Permadani UIN Suka Yogyakarta, Muhammad Alvin Saheza, menyampaikan apresiasi atas sambutan keluarga besar Adiksi UIN Saizu. “Kami mengucapkan terima kasih kepada teman-teman Adiksi yang telah menyambut kami dengan sangat hangat. Kami harap studi banding ini dapat memupuk rasa persaudaraan dan persatuan sebagai penerima beasiswa KIP Kuliah,” kata Alvin.
Setelah sesi sambutan, Adiksi UIN Saizu dan Permadani UIN Suka memaparkan program kerja masing-masing organisasi. Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan kesempatan untuk mengenal pola pengelolaan organisasi, program unggulan, strategi pelaksanaan kegiatan, hingga pengalaman menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan program kerja.
Pertukaran pengalaman ini menjadi bagian penting dalam studi banding karena setiap organisasi memiliki karakteristik, pola kerja, serta pengalaman yang berbeda. Informasi yang diperoleh dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus inspirasi untuk mengembangkan program organisasi pada periode berikutnya.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan penyerahan kenang-kenangan serta penyampaian kesan dan pesan dari kedua pihak. Kegiatan semakin interaktif ketika peserta mengikuti Forum Group Discussion (FGD). Forum tersebut mempertemukan peserta dari kedua organisasi untuk membahas berbagai pengalaman dan persoalan yang berkaitan dengan pengelolaan organisasi mahasiswa penerima KIP Kuliah.
Diskusi kemudian dibagi berdasarkan departemen serta Badan Pengurus Harian (BPH) masing-masing organisasi. Pembagian forum memungkinkan peserta membahas persoalan secara lebih spesifik sesuai bidang kerja.

Melalui diskusi tersebut, peserta tidak hanya mengenalkan program kerja, tetapi juga berbagi pengalaman mengenai strategi organisasi, koordinasi internal, pengembangan anggota, serta pelaksanaan kegiatan. Studi banding Permadani UIN Suka ke Adiksi UIN Saizu ini menjadi momentum untuk memperkuat peran organisasi mahasiswa penerima KIP Kuliah.
Organisasi tidak hanya berfungsi sebagai wadah pelaksanaan program kerja, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengembangkan karakter, kepemimpinan, kemampuan komunikasi, kolaborasi, dan kepedulian terhadap masyarakat.
Bagi Adiksi UIN Saizu, pengalaman yang dibagikan melalui studi banding itu diharapkan dapat menjadi modal untuk saling melakukan evaluasi dan inovasi organisasi. Pertukaran gagasan dengan Permadani UIN Suka juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk membangun jejaring yang lebih luas.
Semangat tersebut sejalan dengan upaya UIN Saizu dalam mendorong mahasiswa menjadi pribadi yang unggul, progresif, integratif, serta mampu mengembangkan potensi akademik dan nonakademik.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat semangat bahwa penerima KIP Kuliah memiliki peran penting untuk memberikan kontribusi positif. Prestasi akademik perlu berjalan beriringan dengan kemampuan kepemimpinan dan kepedulian sosial.
Dengan jargon “Satukan Inspirasi, Wujudkan Prestasi”, studi banding Permadani UIN Suka di Adiksi UIN Saizu diharapkan tidak berhenti pada pertukaran pengalaman. Hubungan yang terbangun diharapkan berkembang menjadi kolaborasi dan berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi mahasiswa maupun masyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan foto bersama peserta studi banding. Momen tersebut menjadi penanda terjalinnya silaturahmi sekaligus memperkuat persaudaraan antara Adiksi UIN Saizu dan Permadani UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. (AR)
Kampus Desa Mendunia!
#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia